Pada hari Kamis, 5 Desember 2025 Kantor Desa Simo menjadi pusat kegiatan sosialisasi peran masyarakat dalam kesiapsiagaan bencana skala lokal. Acara ini dihadiri oleh seluruh perangkat desa, BPBD, ketua RT dan RW, PKK, dan tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Simo menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana. "Bencana dapat terjadi kapan saja dan di mana saja, oleh karena itu kita harus siap dan tanggap," ujarnya.
Bapak Kepala Desa juga menyampaikan bahwa bencana yang berpotensi terjadi di Desa Simo antara lain kebakaran, kebanjiran lokal, dan angin puting beliung. Oleh karena itu, perlu adanya peningkatan kesiapsiagaan tingkat desa agar dapat menghadapi bencana secara efektif.
Materi sosialisasi disampaikan oleh Bapak Istamar dan Bapak Fadoll dari BPBD, yang membahas tentang prinsip penanggulangan bencana, peran masyarakat dalam pencegahan bencana, dan mitigasi bencana. Mereka menjelaskan bahwa pencegahan sebelum terjadinya bencana adalah kunci utama dalam penanggulangan bencana. Masyarakat harus siap dan tanggap sebelum bencana terjadi.
Mitigasi bencana adalah upaya untuk mengurangi risiko bencana dengan melakukan tindakan pencegahan dan pengurangan dampak bencana. Mitigasi bencana dapat dilakukan dengan cara mitigasi struktural, yaitu dengan membangun infrastruktur yang tahan bencana, dan mitigasi non-struktural, yaitu dengan melakukan perencanaan tata ruang yang aman dan meningkatkan kesadaran masyarakat.
BPBD juga menginformasikan bahwa Ngawi memiliki 217 desa yang rawan bencana, dengan 8 jenis ancaman bencana. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan siap menghadapi bencana.
Jika terjadi bencana, masyarakat harus segera menghubungi BPBD, Damkar, atau Polisi. "Kita harus menjadi orang yang tanggap bencana dan siap menghadapi bencana," pesan Bapak Fadoll.
Kepala Desa Simo berharap bahwa sosialisasi ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Simo dalam kesiapsiagaan bencana dan menjadikan desa yang tangguh dan siap menghadapi bencana. "Saya berharap masyarakat dapat memahami pentingnya kesiapsiagaan bencana dan dapat berperan aktif dalam pencegahan bencana. Mari kita bekerja sama untuk menciptakan Desa Simo yang aman dan sejahtera," ujarnya.
Sosialisasi ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat Desa Simo dalam menghadapi bencana.